Mitos Haid Yang Masih Dipercaya Orang Indonesia

By | 19/12/2018

Mitos Haid Yang Masih Dipercaya Orang Indonesia,- Menstruasi merupakan siklus umum yang dialami oleh kaum wanita setiap bulannya. Perempuan umumnya mengalami siklus haid ketika menginjak usia 11 tahun ke atas. Ini merupakan tanda awal bahwa kamu sudah pubertas. Menstruasi dianggap sebagai kondisi yang rumit karena dalam masa ini, mood wanita menjadi tidak menentu dan lebih sensitif.

Dewasa ini, banyak sekali mitos beredar mengenai siklus haid sehingga membuat para perempuan sedikit khawatir dan ketakutan. Lalu mitos apa saja yang masih dipercaya orang Indonesia hingga saat ini? Banyak sekali. Dan beberapa diantaranya akan kita bahas sekarang. Padahal cuma mitos, tapi yang percaya masih banyak aja 😀 Gak usah basa-basi lagi yuk lihat mitos haid yang masih dipercaya orang Indonesia berikut ini ↵


Mitos Haid Yang Masih Dipercaya Orang Indonesia


Mitos Haid Yang Masih Dipercaya Orang Indonesia

1. Tidak boleh keramas

Dalam ajaran agama Islam, hal ini dibenarkan dan memang perempuan tidak boleh keramas ketika masa haid masih berlangsung. Terlepas dari hal tersebut, dari segi kesehatan sendiri tidak ada penelitian atau study yang mengklaim bahwa selama masa haid wanita tidak boleh keramas. Selain dapat menimbulkan penumpukan ketombe, tidak keramas juga menyebabkan rambut jadi lepek dan bau.

Pada akhirnya, bisa saja tumbuh kutu yang akan menimbulkan rasa gatal teramat sangat di kulit kepala. Banyak juga orang-orang yang mengatakan bahwa selama masa haid, pori-pori di kulit kepala menjadi terbuka. Sehingga kalau kamu keramas bisa menyebabkan pusing dan sakit kepala. Perlu diketahui, ini sebenarnya hanya mitos bahkan sampai detik ini tidak ada ahli kesehatan yang mendukung pernyataan tersebut. Jadi kalau mau keramas, ya sah-sah saja.

2. Tidak boleh mengkonsumsi es

Katanya es bisa bikin darah haid jadi beku, benar gak ya? Ketahuilah tidak ada dasar ilmiah yang memperkuat pernyataan tersebut. Mau minum es dan minuman dingin lainnya dalam bentuk apapun, boleh-boleh saja selagi dalam dosis yang wajar. Hal yang harus kamu ketahui adalah bahwa masa periode ditentukan oleh tingkatan hormon estrogen dan progesteron, jadi minum sama sekali tidak ada hubungannya dengan telat haid. Ada berbagai faktor lain yang jauh lebih masuk akal kenapa kamu telat datang bulan dibandingkan minum es, contohnya nutrisi dalam tubuh yang tidak seimbang.

3. Berenang ketika haid

Banyak wanita yang percaya bahwa berenang saat haid bisa menyebabkan kemandulan. Faktanya sampai detik ini tidak ada temuan yang menguatkan pernyataan tersebut. Mau berenang di hari pertama haid juga tidak akan membuat air menjadi merah merona. Dari survei yang kami dapatkan, beberapa wanita mengungkapkan alasan kenapa mereka tidak mau berenang saat haid, alasannya pun cukup logis. Mereka kurang nyaman ketika harus berenang dalam kondisi menstruasi, maka dari itu sebagian perempuan tidak mau turun ke air kalau lagi datang bulan. Nah, gak bikin mandul kan?

4. Jadi doyan ngemil

Apa kamu pernah tiba-tiba jadi doyan ngemil ketika sedang haid? Kalau ini berita yang benar dan sama sekali bukan mitos. Ada beberapa temuan yang disahkan oleh penelitian bahwa wanita bisa mengkonsumsi kalori lebih tinggi dari biasanya selama masa periode. Apa sih penyebabnya? Penyebab pastinya tidak lain perubahan hormonal. Nah, kalau kamu gak mau berat badan tiba-tiba naik secara drastis, sebaiknya pintar-pintarlah mengontrol nafsu makan karena dengan begini berat badan akan tetap stabil.

5. Menjadi lebih sensitif

Ketika menjelang haid wanita bisa menjadi lebih sensitif. Penyebabnya banyak, bisa karena faktor PMS atau yang lainnya, namun paling mendasar diakibatkan oleh perubahan hormon. Tingkatan hormon yang tidak stabil dapat memengaruhi mood perempuan ketika sedang menstruasi. Jadi gak heran kalau dia sering marah-marah gak jelas sama pacarnya ketika masa periode sedang berlangsung. Bahkan penelitian juga menjelaskan bahwa selama masa PMS wanita bukan hanya mengalami perubahan fisik namun juga psikis.

Mitos lainnya yang masih dipercaya oleh orang Indonesia mengenai menstruasi adalah kehamilan. Kata siapa kalau berhubungan badan saat haid tidak akan menyebabkan kehamilan? Faktanya, banyak perempuan yang justru hamil setelah mereka melakukan hubungan seksual bersama pasangannya. Kok bisa? Jelas saja karena masa subur wanita memiliki keterkaitan dengan pelepasan sel telur di ovarium. 

Bukan itu saja, bahkan study juga mengungkapkan bahwa selama masa haid gairah seksual wanita akan meningkat. Sehingga berhubungan intim di waktu ini dianggap efektif karena libido wanita bisa meningkat sampai 2 kali lipat dari hari biasanya. Kendati demikian, melakukan hubungan seksual selama masa haid tidak dianjurkan karena faktor keamanan dan kesehatan.

Berikut Mitos Haid Yang Masih Dipercaya Orang Indonesia yang bisa kamu ketahui. Jadi kamu gak perlu risau lagi ya, nikmati saja masa periodemu sampai selesai. Tak perlu banyak takut, karena beberapa ketakutan yang kamu alami hanya mitos belaka. ~ Apotikqnc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *