Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan

By | 23/11/2018

Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan,- Jantung merupakan organ penting dalam tubuh manusia. Jantung berfungsi memompa darah, menyuplai oksigen dan menutrisi tubuh melalui pembuluh darah. Penyakit jantung merupakan istilah dari berbagai gangguan kesehatan yang menyerang organ jantung. Jika anda tidak ingin fungsi jantung terganggu maka harus pandai merawatnya. Seperti pendapat seorang dokter bernama Dr. Tania Savitri, beliau mengungkapkan bahwa kesehatan jantung tidak boleh dianggap sepele sebab jika organ pemasok darah ini bermasalah maka jantung tidak bisa lagi mengalirkan darah ke seluruh anggota tubuh.

Berbicara mengenai gangguan pada jantung, ternyata penyakit jantung ini banyak jenisnya. Semua penyakit yang terakumulasi di jantung biasanya disebabkan oleh penumpukan plak di dinding arteri dan menghambat aliran darah. Semakin banyak penumpukan plak tersebut maka semakin besar risiko anda terserang penyakit jantung. Apa saja gangguan yang sering menyerang organ jantung? Berdasarkan gejala dan penyebabnya, inilah 15 gangguan pada jantung yang mematikan dan tidak boleh diabaikan begitu saja.


Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan


Mungkin selama ini kita sering menganggap bahwa semua gangguan yang berhubungan dengan sistem kardiovaskular adalah serangan jantung. Padahal sebenarnya serangan merupakan hasil akhir dari berbagai penyakit jantung. Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan

Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan

  • Angina

Angina adalah salah satu jenis penyakit jantung yang cukup familiar. Penyakit ini terbentuk karena kurangnya pasokan darah ke jantung akibat penyempitan pembuluh darah. Angina sendiri terbagi menjadi 3 golongan, diantaranya angina stable, angina unstable, dan angina variant. Gejala angina yang paling mudah dikenali yaitu sesak di dada dan perasaan tidak nyaman hingga sulit bernapas. Jika anda mengalami angina dan dada terasa sakit sebaiknya segera hubungi klinik terdekat. Tindakan tersebut sangat penting dilakukan karena dapat mengurangi risiko serangan jantung yang mungkin saja terjadi secara bersamaan.

  • Aterosklerosis

Aterosklerosis atau yang dikenal dengan penyempitan pembuluh darah merupakan kondisi rawan terjadi pada mereka yang sudah berusia 30 tahun ke atas. Penyakit jantung ini muncul disebabkan oleh rusaknya sel dinding dalam arteri bagian dalam sehingga menimbulkan terjadinya penumpukan plak. Gejala penyakit ini tergantung dari lokasi aterosklerosis itu sendiri. Lebih menyeramkan lagi, gangguan pada jantung yang satu ini tidak bisa dideteksi sehingga bisa kambuh kapan saja dalam waktu yang cukup lama. Untuk mengurangi risiko terjadinya aterosklerosis, anda harus menjaga kestabilan antara kadar kolesterol dan tekanan darah. Selain itu, seseorang dengan riwayat keluarga juga memiliki potensi besar untuk mengembangkan penyakit aterosklerosis menjadi lebih parah.

  • Gagal Jantung

Berbeda dengan gangguan sistem kardiovaskular lainnya, gagal jantung muncul sebagai akibat dari kerusakan yang menyerang bagian otot jantung. Melemahnya fungsi otot jantung dapat membuat jantung susah mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Alhasil penderitanya seringkali mengalami sesak napas dalam waktu yang lama, tubuh terasa lelah, tidak bergairah, tangan sering berkeringat serta adanya pembengkakan pada kaki. Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes sebelum menentukan jenis pengobatan. Hal ini dilakukan mengingat, setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda-beda. Jika langsung mengambil tindakan pengobatan, dikhawatirkan tidak cocok dan kondisi akan semakin memburuk.

  • Serangan Jantung

Serangan jantung merupakan jenis penyakit sistem kardiovaskular yang tergolong berbahaya. Selain dapat berujung dengan kematian, serangan jantung juga bisa menimbulkan sensasi nyeri di dada yang tidak tertahankan. Bahkan penderitanya kerap mengalami rasa sakit yang menjalar ke bagian punggung, leher, dan lengan. Dalam kasus penyakit yang satu ini, wanita cenderung lebih rentan mengalami serangan dibandingkan pria. Kelelahan fisik diklaim menjadi salah satu faktor mengapa perempuan sering mengalami serangan jantung. 

  • Penyakit Jantung Koroner

Jika anda mengalami beberapa gejala seperti sesak nafas, mual, mudah berkeringat dan nyeri dada sebaiknya segera periksa ke dokter sebab itu adalah beberapa tanda bahwa anda mengidap jantung koroner (penyakit yang muncul akibat adanya penumpukan plak di arteri pembuluh darah). Berbeda dari lelaki, jantung koroner pada wanita lebih sulit terdeteksi. Bahkan dokter butuh lebih banyak melakukan tes demi mendapatkan hasil yang akurat, bukan cuma itu saja gejala penyakit jantung koroner pada wanita juga kerap terjadi secara berbeda-beda. Inilah 15 Gangguan Pada Jantung Yang Mematikan

  • Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan kerap memakan korban cukup banyak, bahkan di Indonesia jumlahnya mencapai kurang dari 150 ribu kasus per tahun. Gejala paling umum dan mudah dikenali dari jenis penyakit jantung yang satu ini adalah irama jantung yang tidak normal, kulit berwarna biru, dan sesak napas. Dalam istilah medis, penyakit jantung bawaan sering disebut dengan cacat lahir dan sering menyerang bayi. Penyebab penyakit jantung bawaan tidak lain karena ketidaksempurnaan struktur jantung, sehingga organ jantung tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Bukan hanya itu, penyakit jantung bawaan juga bisa muncul akibat adanya lubang atau katup yang tidak bisa menutup dengan sempurna. ~ Apotikqnc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *