12 Gejala Penyakit Celiac Yang Tidak Boleh Dibiarkan

By | 02/02/2018

12 Gejala Penyakit Celiac Yang Tidak Boleh Dibiarkan,- Celiac adalah kondisi sistem autoimun yang mengalami reaksi negatif terhadap gluten. Gluten sendiri merupakan protein yang biasa ditemukan pada makanan seperti biji-bijian atau gandum. Jika penyakit celiac tidak ditangani dengan benar, maka dapat menyebabkan kurang gizi. Bahkan apabila terjadi secara terus-menerus bisa merusak beberapa organ tubuh seperti dinding usus dan mengganggu penyerapan makanan. Oleh karena itu, penderita celiac tidak boleh asal-asalan dalam memilih makanan karena dampaknya sangat merugikan kesehatan.

Selain harus pandai menghindari makanan yang mengandung gluten, penderita juga diharuskan untuk lebih dulu mengenali beragam gejala dari penyakit celiac. Hal ini harus dilakukan karena jika kamu sama sekali tidak mengetahuinya, maka risiko mengalami komplikasi akan semakin besar. Lalu apa saja ya gejala dari penyakit celiac ini? Berikut adalah 12 gejala penyakit celiac yang tidak boleh dibiarkan. Gejala-gejala ini merupakan survei tertinggi menurut beberapa pakar kesehatan dan penelitian medis.


12 Gejala Penyakit Celiac Yang Tidak Boleh Dibiarkan

Gejala penyakit celiac sebenarnya bisa muncul dan hilang tanpa disadari. Meski demikian, jika anda memeriksakan diri ke dokter dan gejala sudah terdiagnosis. Maka ada beberapa gejala yang perlu diperhatikan, ini penting mengingat gejala celiac dapat berkembang menjadi ganas apabila tidak diatasi dengan segera. Nah, beberapa gejala yang tidak boleh dibiarkan sudah ditulis dibawah ini. Jadi buat kamu yang ingin tau apa saja gejalanya silakan simak ya.

12 Gejala Penyakit Celiac Yang Tidak Boleh Dibiarkan

Diare

Ini gejala pertama yang biasa dirasakan oleh penderita celiac. Sesaat setelah mengkonsumsi makanan tinggi gluten, pasien biasanya akan mengalami diare sebagai respon kalau makanan tersebut mengandung kadar gluten yang tinggi. Jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat, maka kamu akan mengalami diare kronis secara terus-menerus tanpa diketahui kapan akan berhentinya. Ya seperti yang telah dijelaskan kalau gejala celiac bisa datang dan hilang tanpa disadari.

Pertut kembung

Selain diare, penyakit celiac juga dapat menyebabkan si penderitanya mengalami perut kembung. Gluten memang sudah terbukti dapat menyebabkan kerusakan pada pencernaan dan kembung adalah salah satu respon dari kerusakan tersebut. Selain itu, penderita celiac bisa mengalami perut kembung dikarenakan sistem pencernaan yang tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik hingga akhirnya lambung tidak bisa bekerja dengan baik sebagaimana mestinya.

Mengalami anemia

Pasien celiac akan mengalami kondisi kurang darah atau yang dikenal dengan anemia sebagai akibat dari kurangnya vitamin B12 dan zat besi pada tubuh si penderita. Anemia juga muncul disebabkan oleh penyerapan nutrisi yang terganggu hingga membuat penderitanya secara tiba-tiba mengalami anemia. Lebih parahnya, anemia yang dialami bisa berkembang menjadi penyakit kronis hingga akhirnya memicu komplikasi penyakit lain.

Mudah lelah

Tubuh yang kurang berenergi juga bisa dirasakan oleh penderita celiac. Betapa tidak? fungsi autoimun yang tidak optimal bisa menyebabkan siapa saja menjadi mudah lelah dan kurang bergairah. Itu pula lah yang dialami oleh mereka pengidap celiac. Tak itu saja, bahkan penderitanya seringkali mengalami gangguan tidur hingga akhirnya berkontribusi besar terhadap kelelahan. 

Itu merupakan gejala utama dari penyakit celiac yang tidak boleh dibiarkan. Adapun gejala lain yang lebih berisiko diantaranya nyeri dada, sakit kepala, pusing, depresi, penurunan berat badan, sembelit berkepanjangan, gatal-gatal, serta muncul ruam pada kulit. Jika anda tidak ingin mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya perhatikan dan kontrol asupan makanan yang dikonsumsi. Roti, kue, saus, bir, kerupuk dan spageti merupakan makanan yang benar-benar tidak boleh dinikmati oleh penderita celiac.

Sebagai gantinya, anda bisa memperbanyak asupan makanan bergizi seeprti sayuran, kacang polong, buah-buahan, telur, susu, lemak sehat dan beragam makanan sehat lalinnya supaya tubuh tetap mendapatkan nurtisi yang dibutuhkan. Jika telah terdiagnosis menderita penyakit celiac ada baiknya jangan dulu melakukan diet bebas gluten sebelum test diagnosis keluar. Mengapa? Sebab hal tersebut bisa memengaruhi hasil test dan dapat merugikan kesehatan bahkan anda berpotensi menjadi seseorang yang mall nutrisi.

Posted By : Apotikqnc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *